Dosen Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumatera Barat), Thaheransyah, S.Sos.I., M.A., menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking yang diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Perpustakaan Harun Ar-Rasyid IAIN Curup.
Pelatihan yang mengusung tema “Berani Bicara, Cerdas dan Menginspirasi” ini bertujuan untuk membekali siswa dan mahasiswa se-Kabupaten Rejang Lebong dengan keterampilan komunikasi yang efektif, meningkatkan kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis di hadapan publik. Dalam pemaparannya, Thaheransyah menjelaskan teknik dasar public speaking yang meliputi penguasaan materi, pengelolaan mental, serta strategi mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Selain Thaheransyah, kegiatan ini juga menghadirkan Kyai Supriyanto, S.Th.I., Pimpinan Pondok Pesantren Modern Teluk Agung OKU Selatan, Sumatera Selatan, yang membahas pentingnya public speaking dalam dakwah dan kepemimpinan generasi Alpha. Pemateri lainnya, M. Recho Putra Akbar, S.E.I., M.M., Ketua Badan Pelaksana LAZ Bait Zakat Bengkulu, mengulas seni berbicara mulai dari pembentukan mindset hingga tampil di atas panggung, baik bagi pemula, introvert, maupun kalangan profesional.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama kelembagaan antara Fakultas Agama Islam UM Sumatera Barat dan FUAD IAIN Curup. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman tingkat fakultas serta Perjanjian Kerja Sama tingkat program studi sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi dan caturdarma PTMA.
Melalui kegiatan ini, Prodi BKI FAI UM Sumatera Barat berharap dapat memperluas jejaring akademik antarlembaga serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan soft skill generasi muda. Kegiatan berlangsung dengan antusias, terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan praktik public speaking.